Peran Pemuda dan Industri Kreatif di Indonesia
Pemuda di Zaman
sekarang yakni Zaman Modern sangatlah berperan dan membantu dalam mengembangkan
dan memajukan perekonomian suatu negara dengan memamfaatkan berbagai aspek yang
bisa menjadi tolak ukur dalam pengembangan suatu negara. Jumlah pemuda di
Indonesia memiliki angka yang cukup fantastis. Pemuda merupakan kunci dari
keberhasilan penerapan Industri dan ekonomi kreatif di Indonesia. Pemuda
memiliki kelebihan yaitu mampu berpikir cemerlang dan juga berfikir lebih maju.
Dengan adanya kemampuan tersebut, pemuda dapat berpikir secara kreatif dan
mampu mengembangkan sesuatu menjadi lebih bernilai.
Keterbatasan
lapangan kerja yang mampu mendesak paradigma atau pola berpikir pemuda dari
yang tadinya bagaimana caranya dapat diterima di suatu perusahaan. Hal inilah
yang akhirnya mendorong pemuda untuk mampu menciptakan sesuatu yang kreatif
guna untuk mensejahterakan dirinya dan masyarakat. Dari pardigma inilah
industri dan ekonomi kreatif dapat tumbuh dengan baik. Generasi muda memang
generasi yang produktif dan penuh dengan ide-ide cemerlang. Namun disamping
itu, tidak hanya cukup untuk mengandalkan kemampuan kreativitas, sebagai pemuda
juga harus memiliki sifat yang kuat dan tangguh serta mampu dalam menciptakan
peluang ditengah persaingan bisnis dan indutri yang ketat seperti
sekarang ini.
Salah satu
langkah yang dapat dilakukan pemuda guna mengembangkan ekonomi kreatif adalah
sebagai pemuda harus mampu berpikir kreatif dalam hal berbisnis. Oleh karena
itu Pemuda serta Anak Bangsa di Negara Indonesia sangatlah berperan penting
dengan cara melihat peluang serta menciptakan lapangan kerja baru. Kita melihat
bahwa sekarang sangatlah menjadi pokok persoalan mengenai Industri Kreatif yang
bisa menyokong keberhasilan suatu negara dalam memajukan Negaranya. Oleh karena
itu saat ini saya akan mencoba membahas mengenai Industri Kreatif di Indonesia
pada saat ini.
Industri
Kreatif merupakan Industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas,
ketrampilan , skill serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan
kerja dengan menghasilkan dan mengeksploitasikan daya kreasi dan daya cipta
individu seseorang. Di beberapa negara, ekonomi kreatif memainkan peran
signifikan. Contohnya di Inggris, yang pelopor pengembangan ekonomi kreatif,
industri di Inggris tumbuh rata-rata 9% per tahun, dan jauh di atas rata-rata pertumbuhan
ekonomi negara lain.
Dalam
mengembangkan ekonomi kreatif tidak semudah yang dibayangkan, hal ini
dikarenakan pastinya akan banyak sekali bermunculnya hambatan serta kendala
yang dapat mengganggu dalam pengembangan industri kreatif itu sendiri. Hambatan
industri kreatif ini bukan hanya datang dari bentuk kebijakan, pola pikir dan
sebagainya, tetapi juga dari para pengusaha itu sendiri. Pemuda dinilai belum
memiliki mental entrepreneur yang profesional, seperti tata cara mengelola
keuangannya yang masih menyatu dengan kebutuhan hariannya, kemudian manajemen
kepegawaian yang berdasarkan prinsip pertemanan tanpa adanya koridor hukum yang
jelas dalam mengatur kepemilikan dan pembagian untung dengan kerabat kerjanya,
sehingga ketika terjadi suatu perpecahan dalam usahanya, industri tersebut akan
mati seiring dengan pecahnya usaha tersebut. Usaha-usaha yang dilakukan para
entrepreneur muda ini harus dilandasi juga dengan mental yang kuat dengan
motivasi memajukan usaha yang dirintis dari awal perencanaan, pembentukan,
pelaksanaan serta pengembangan usahanya.
Pemuda jangan
hanya bisa menikmati hasil jeri payah orang tua saja dan bahkan menikmati jeri
payah anak muda lainnya, sebagai pemuda atau anak bangsa yang memiliki
kecerdasan haruslah memiliki pola pikir untuk mengubah dunia. Jika pemuda hanya
berdiam saja tampa melihat dan bergerak betapa pentingnya suatu peluang maka
pemuda atau anak bangsa saat ini tidak akan pernah memajukan Negaranya. Oleh
karena itu jadilah seorang pemuda yang tangguh, yang memiliki impian, yang
memiliki cita-cita untuk meraih dan mengubah dunia menjadi Dunia yang penuh
dengan Pemuda yang Cerdas untuk Negara Indonesia.
